TOTEA.ID — Ribuan pemuda dan mahasiswa menggelar Kirab Merah Putih di kawasan Jakarta Pusat. Mereka menyerukan penguatan persatuan serta perang terhadap korupsi dan penyalahgunaan narkoba.
Peserta menggelar kirab untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mereka mengusung tema “Momentum Persatuan Anak Bangsa: Kibarkan Merah Putih, Musnahkan Koruptor, Bersihkan Narkoba, Tegakkan Persatuan Tanpa Provokasi!”
Sejumlah organisasi pemuda dan mahasiswa ikut dalam kegiatan tersebut. Mereka antara lain Muslimah Gerakan Pemuda Islam, Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia, Himpunan Mahasiswa Batak Tangerang Selatan, Aktivis Connection, Solidaritas Pemuda Desa, serta Pemuda Papua Jabodetabek.
Peserta membuka kegiatan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, mereka mengikuti pawai kebangsaan dan mengibarkan bendera Merah Putih sepanjang 81 meter.
Peserta juga menampilkan beragam kesenian daerah. Mereka menghadirkan ondel-ondel, kesenian angklung, dan tari Papua. Selain itu, sejumlah peserta menyampaikan orasi kebangsaan.
Perwakilan Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia, Raja Agung, menegaskan peran pemuda dalam menghadapi persoalan bangsa. Ia mendorong generasi muda mengambil bagian dalam pemberantasan korupsi dan penyalahgunaan narkoba.
“Bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap persoalan bangsa. Salah satunya dengan mendorong pemberantasan korupsi, memerangi penyalahgunaan narkoba, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia,” ujar Raja Agung, Selasa (18/8/2026).
Raja Agung juga mengajak pemuda menjaga persatuan di tengah keberagaman. Ia menilai generasi muda perlu mengambil sikap terhadap berbagai persoalan yang mengancam masa depan bangsa.
“Perbedaan suku, agama, budaya, dan latar belakang merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama. Karena itu, persatuan dinilai menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan dan menyongsong masa depan,” jelasnya.
Selain itu, peserta mengajak generasi muda menolak provokasi. Mereka meminta pemuda menyaring informasi sebelum mempercayai atau menyebarkan suatu isu.
Peserta juga mendorong generasi muda memperkuat toleransi. Mereka menilai persatuan dapat membantu bangsa menghadapi berbagai tantangan nasional.
Melalui Kirab Merah Putih, para pemuda menegaskan komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mereka juga membawa pesan untuk memperkuat persatuan dan memerangi korupsi serta penyalahgunaan narkoba.
Kirab tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan peringatan kemerdekaan. Para peserta menjadikan momentum itu sebagai ruang untuk menyampaikan sikap terhadap persoalan bangsa.

![Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur. [Foto: Ist].](https://totea.id/wp-content/uploads/2026/07/images-53-280x210.webp)
![Kepala Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror Polri, Teguh Pribadi, bersama siswa SMA Negeri 5 Kota Gorontalo usai sosialisasi bahaya paham IRET pada MPLS Ramah 2026, Senin (6/7/2026). [Foto: Densus 88/YI].](https://totea.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-06-at-10.37.38-3-1536x1153-1-280x210.webp)









Kirim Komentar
View Comments