Danantara Fokus Siapkan Investasi 2026-2027, Setoran Dividen Rp120 Triliun Belum Dibahas

Foto: Ilustrasi AI/Totea.id

TOTEA.ID – Danantara memfokuskan pembahasan pada rencana dan desain investasi untuk periode 2026-2027 dalam rapat koordinasi bersama pemerintah dan pimpinan DPR.

Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), Dony Oskaria, mengatakan investasi menjadi salah satu komponen penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dony menyampaikan keterangan itu usai menghadiri rapat koordinasi bersama pimpinan DPR dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Baca juga:  Kejagung Dalami Dugaan Manipulasi Kadar Nikel Dalam Kasus PT CNI

Menurut Dony, rapat tersebut tidak membahas secara khusus rencana penyetoran dividen Danantara sebesar Rp120 triliun ke kas negara.

“Danantara bahas rencana investasi, desain investasi yang akan kita lakukan 2026-2027. Karena ini kan dalam rangka untuk pertumbuhan. Salah satu komponen yang paling signifikan dalam pertumbuhan itu kan investasi,” jelas Dony.

Dony juga mengaku belum mengetahui kepastian rencana penyetoran dividen sebesar Rp120 triliun tersebut. Ia meminta awak media mengonfirmasi informasi itu langsung kepada CEO Danantara, Rosan Roeslani.

Baca juga:  Gantikan Sari Yuliati, Daniel Mutaqien Syafiuddin Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR

“Nanti coba tanya ke Pak Rosan apakah itu benar apa enggak,” kata Dony.

“Belum (diputuskan). Saya enggak tahu, nanti coba dicek, karena saya lebih banyak ngurusin BUMN-BUMN,” sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pemerintah telah menerima keputusan mengenai rencana setoran dividen sebesar Rp120 triliun dari Danantara.

Baca juga:  Kirab Merah Putih di Jakarta, Pemuda Serukan Perang Terhadap Korupsi dan Narkoba

Purbaya mengatakan angka tersebut muncul setelah Rosan Roeslani melaporkan peningkatan keuntungan Danantara kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Pak Rosan bilang untungnya sekian, (kemudian) Pak Presiden bilang sebagian taruh dong di pemerintah. Pak Rosan setuju, keluarnya (angka) Rp120 triliun,” beber Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jumat (28/8/2026).

Perbedaan keterangan antara pejabat Danantara dan pemerintah membuat kepastian skema setoran dividen Rp120 triliun masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari manajemen Danantara.

Redaksi Totea.id