Milad ke-71 SMK Negeri 1, Idah Dorong Pendidikan Vokasi Cetak Lulusan Siap Kerja & Mandiri

TOTEA.ID — Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mendorong pendidikan vokasi mencetak lulusan yang siap bekerja dan mampu membangun kemandirian ekonomi.

Idah menyampaikan dorongan tersebut saat menghadiri puncak Milad ke-71 SMK Negeri 1 Kota Gorontalo, Senin (31/8/2026).

Menurut Idah, pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja dan dunia usaha.

Ia menilai SMK memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.

“SMK merupakan salah satu jenjang pendidikan yang memberikan peluang bagi siswa untuk lebih cepat memasuki dunia kerja maupun menciptakan pekerjaan. Kuliah tentu bisa menjadi pilihan berikutnya, bahkan bekerja terlebih dahulu kemudian melanjutkan kuliah atau kuliah sambil bekerja juga merupakan hal yang baik,” jelasnya.

Baca juga:  Baca dan Pelajari Supaya Tidak Gagal Paham, Anggaran Pakaian Dinas Kepala Daerah Sesuai PP Nomor 109 Tahun 2000

Idah juga meminta masyarakat mengubah pandangan terhadap pendidikan SMK. Menurutnya, masyarakat tidak perlu menganggap SMK sebagai pilihan kedua setelah SMA.

Idah menilai lulusan SMK memiliki peluang untuk langsung bekerja, melanjutkan pendidikan, atau membangun usaha secara mandiri.

“Intinya, SMK jangan hanya dipandang sebelah mata. Saya sendiri merupakan lulusan SMK, sehingga saya memahami bahwa SMK juga memiliki banyak peluang dan keunggulan. Sekolah ini seharusnya menjadi salah satu pilihan utama bagi generasi muda dalam menentukan masa depan,” tegasnya.

Baca juga:  Gubernur Gusnar dan Kepala Daerah Gorontalo Dorong Kepastian 14 Blok WPR

Idah juga menilai SMK Negeri 1 Kota Gorontalo memiliki pengalaman panjang dalam menyiapkan generasi muda. Sekolah tersebut telah menjalankan proses pendidikan selama 71 tahun dan melahirkan banyak lulusan berprestasi.

Karena itu, Idah meminta sekolah terus meningkatkan kompetensi siswa melalui pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Ia juga mendorong siswa mengembangkan kemampuan agar mampu bersaing dan menciptakan peluang ekonomi setelah lulus.

Selain pendidikan vokasi, Idah menyoroti persoalan anak putus sekolah dan anak tidak sekolah di Gorontalo. Ia mengajak pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat memperkuat upaya untuk memperluas akses pendidikan.

Pemprov Gorontalo juga menjalankan kebijakan pembebasan biaya sekolah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

Baca juga:  Ramai Soal Anggaran Baju Dinas Gubernur Rp339 Juta, Benarkah Umar Karim Memahami Mekanisme APBD?

“Pemerintah Provinsi Gorontalo akan terus mendukung kemajuan dunia pendidikan. Kompetensi harus terus ditingkatkan, kemampuan siswa harus terus dikembangkan, dan berbagai kemajuan di bidang pendidikan harus terus didorong. Tunjukkan bahwa SMK Negeri 1 mampu memberikan yang terbaik untuk anak bangsa,” tuturnya.

Puncak Milad ke-71 SMK Negeri 1 Kota Gorontalo turut menghadirkan sejumlah booth UMKM yang menjadi mitra kegiatan bersama siswa.

Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo Sudarman Samad turut menghadiri kegiatan bersama jajaran keluarga besar alumni, kepala sekolah, dan para guru.

Redaksi Totea.id