Perkuat Pendapatan Daerah, Sekda Provinsi Gorontalo Bawa Strategi Baru

TOTEA.ID — Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim mendorong inovasi dan ekstensifikasi untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sofian menilai pemerintah daerah perlu mengembangkan sumber penerimaan baru sesuai potensi daerah.

Sofian menyampaikan strategi tersebut saat mengikuti Forum Koordinasi Strategis Implementasi Kebijakan Pendapatan Asli Daerah melalui Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) di Bekasi, Jumat (4/9/2026).

Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menggelar forum tersebut selama dua hari. Forum itu membahas penguatan kapasitas dan kepemimpinan fiskal pemerintah daerah dalam pengelolaan PAD.

Baca juga:  Lintas Instansi Ikuti Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Gorontalo

Sofian mengatakan forum tersebut memberikan sejumlah arahan strategis bagi pemerintah daerah, termasuk pengembangan sumber PAD baru.

“Intinya, ada 11 hal yang menjadi arahan dalam kegiatan ini. Termasuk mengidentifikasi dan mengembangkan sumber-sumber PAD baru melalui ekstensifikasi dan inovasi,” kata Sofian.

Baca juga:  Polda Sulut Supervisi Humas Polres Bolmut, Akurasi Informasi Publik Jadi Sorotan

Selain itu, Sofian mendorong pemerintah daerah memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan mitra pembangunan. Ia juga menekankan penyusunan action plan PAD secara terukur.

Rencana tersebut mencakup target, program dan kegiatan, penanggung jawab, jadwal pelaksanaan, serta indikator keberhasilan.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Arya Bima mengungkapkan sejumlah tantangan dalam optimalisasi PAD. Tantangan tersebut mencakup akurasi data pajak, digitalisasi pungutan, piutang pajak, dan potensi kebocoran retribusi.

Baca juga:  Bantuan UMKM Berjalan Lancar, Alvian Mato Nilai Wali Kota Terlalu Fokus Mengkritik Pemprov

“Tantangan aktual lainnya, kapasitas kelembagaan dan SDM pengelola PAD masih beragam dan potensi ekonomi baru, termasuk sektor digital dan pariwisata, belum seluruhnya masuk ke dalam basis penerimaan daerah,” ujar Arya Bima.

Melalui strategi inovasi dan ekstensifikasi, Sofian mendorong Pemprov Gorontalo memperluas basis penerimaan daerah.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian fiskal Gorontalo untuk mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Redaksi Totea.id