TOTEA.ID — Bareskrim Polri menyita uang tunai senilai Rp7,7 miliar dari penggerebekan kasino ilegal di Nine Stage Lounge and Bar, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu, (30/8/2026).
Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin, memimpin langsung operasi bersama Kasatresmob Bareskrim Kombes Teuku Arsya Khadafi. Tim gabungan mengamankan 197 orang dalam penggerebekan tersebut.
Penyidik menetapkan status tersangka kepada pemilik kasino berinisial A alias Suwanda (Akau). Polisi juga mengamankan dua manajer, lima kasir, satu pengawas, 25 penukar chip, 65 dealer, dua marketing, dan 96 pemain.
“Dari 96 pemain yang ditangkap, 10 di antaranya merupakan warga negara asing (WNA),” ungkap Wakabareskrim Irjen Nunung Syaifuddin dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).
Petugas bersenjata lengkap merangsek masuk ke arena perjudian. Puluhan pemain dan pengelola kasino terkejut melihat kedatangan polisi. Beberapa orang sempat berhamburan mencoba melarikan diri.
“Diam di tempat! Tangan di atas kepala!” bentak petugas di lokasi saat menertibkan para pelaku yang langsung menunduk pasrah.
Bareskrim menerapkan pasal berlapis terhadap pemilik kasino. Suwanda alias Akau dijerat dengan pasal perjudian sekaligus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
“Terhadap tersangka atas nama Suwanda alias Akau, selain dikenakan tindak pidana terkait perjudian kasino, juga dikenakan pidana terkait pencucian uang,” tegas Nunung.
Operasi senyap ini menjadi bukti keseriusan Bareskrim memberantas praktik perjudian ilegal. Polisi terus mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan lebih luas.

![Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur. [Foto: Ist].](https://totea.id/wp-content/uploads/2026/07/images-53-280x210.webp)
![Kepala Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror Polri, Teguh Pribadi, bersama siswa SMA Negeri 5 Kota Gorontalo usai sosialisasi bahaya paham IRET pada MPLS Ramah 2026, Senin (6/7/2026). [Foto: Densus 88/YI].](https://totea.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-06-at-10.37.38-3-1536x1153-1-280x210.webp)








Kirim Komentar
View Comments