TOTEA.ID – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Bupati Boalemo Rum Pagau berkolaborasi memulihkan infrastruktur akibat bencana 2025. Kolaborasi itu menghasilkan dukungan anggaran Rp97 miliar dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Gusnar dan Rum Pagau membawa kebutuhan pemulihan infrastruktur tersebut dalam pertemuan dengan Kepala BNPB Suharyanto di Jakarta, Senin (10/8/2026). Keduanya memperjuangkan dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan kembali infrastruktur yang rusak.
Dalam pertemuan itu, Gusnar membawa sejumlah kebutuhan infrastruktur dari wilayah Provinsi Gorontalo. Sementara itu, Rum Pagau membawa kebutuhan pembangunan dari Kabupaten Boalemo.
Pemprov Gorontalo mengusulkan pembangunan dua jembatan, dua talud, dan dua tanggul. Pemerintah mengajukan sejumlah lokasi pembangunan di Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, dan Bone Bolango.
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Boalemo mengusulkan pembangunan empat jembatan. Pemerintah daerah mengarahkan seluruh usulan untuk memulihkan infrastruktur yang rusak akibat bencana 2025.
Kolaborasi Gusnar dan Rum Pagau menjadi langkah bersama untuk memperjuangkan kebutuhan pemulihan infrastruktur Gorontalo. Keduanya membawa kepentingan masyarakat daerah dalam pembahasan bersama BNPB.
Gubernur Gusnar menegaskan kepala daerah harus mengutamakan kerja nyata dalam menjalankan pemerintahan. Ia menyebut kolaborasi tersebut sebagai bentuk perjuangan untuk kepentingan masyarakat.
“Energi kepala daerah digunakan untuk mewujudkan kinerja, bukan hanya koar-koar kosong. Ini merupakan wujud kolaborasi untuk kepentingan rakyat,” tegas Gusnar.
Kepala BNPB Suharyanto merespons usulan tersebut dengan memberikan prioritas bagi Gorontalo. Ia juga memastikan BNPB menindaklanjuti kebutuhan pembangunan infrastruktur akibat bencana.
BNPB menghadapi efisiensi anggaran ketika sejumlah daerah mengajukan kebutuhan serupa. Namun, Suharyanto tetap memberi perhatian terhadap usulan Gorontalo.
BNPB menyiapkan perencanaan keuangan untuk usulan Pemprov Gorontalo dan Pemkab Boalemo pada Agustus 2026. Proses tersebut menjadi tahapan lanjutan sebelum pembangunan berjalan.
Dukungan Rp97 miliar itu menjadi hasil kolaborasi Gusnar Ismail dan Rum Pagau dalam memperjuangkan pemulihan infrastruktur. Pemerintah daerah berharap anggaran tersebut mempercepat pembangunan jembatan, talud, tanggul, dan infrastruktur lainnya.
Gusnar berharap proses pembangunan segera berjalan setelah tahapan anggaran selesai. Ia menegaskan pemerintah harus segera menghadirkan manfaat program tersebut bagi masyarakat.
“Insya Allah pembangunan jembatan, tanggul, dan infrastruktur lainnya yang mengalami kerusakan akan segera terealisasi. Ini untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya.

![Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur. [Foto: Ist].](https://totea.id/wp-content/uploads/2026/07/images-53-280x210.webp)
![Kepala Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror Polri, Teguh Pribadi, bersama siswa SMA Negeri 5 Kota Gorontalo usai sosialisasi bahaya paham IRET pada MPLS Ramah 2026, Senin (6/7/2026). [Foto: Densus 88/YI].](https://totea.id/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-06-at-10.37.38-3-1536x1153-1-280x210.webp)









Kirim Komentar
View Comments